Friday, January 16, 2015

Ibu, yang Tak Tertuliskan

Ngga akan pernah bisa merangkai kalimat dalam bentuk apapun untuk sosok ini.
Sosok yang tidak ada pemeran penggantinya.
Sosok yang terlalu mulia atas jabatannya.
Sosok yang berkat keberadaanya, maka kita juga menjadi ada.


Wanita yang telah melahirkan kita dengan proses yang tidak sederhana, bahkan sebaliknya, mempertaruhkan kelangsungan hidupnya demi hidup kita.
Wanita yang telah dengan suka cita membagi makanan di dalam tubuhnya untuk kita, saat ada di dalam perutnya.

Wanita yang selalu menampakkan kebahagiaan, walau sebenarnya hatinya menangis.
Wanita yang selalu menampakkan keikhlasan, walau sebenarnya ada rasa yang tak tertahankan.
Wanita yang selalu berusaha tersenyum, walau sebenarnya ia kecewa.
Dan wanita yang tidak akan pernah selesai dituliskan dengan untaian jutaan kata.

Ibu, yang selalu ingin membahagiakan keluarganya, karena sungguh benar bahwa kasihnya sepanjang masa.

Sudahkah kamu memeluk Ibumu hari ini?
Sudahkah kamu membuat Ibumu tersenyum hari ini?

Bagiku, Ibuku adalah kehidupanku.
Bagaimana dengan kamu?

(dnu, 5 Mei 2014, 18.01, single written at KFC MKG, photo source kresyaginadotwordpress)