Monday, January 12, 2015

Karena Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin...

Kehilangan harta benda, kehilangan orang tercinta, kehilangan pekerjaan dan berbagai macam musibah-musibah lainnya kerap terjadi dalam kehidupan umat manusia.

Kesedihan dan kebahagiaan adalah dua fase yang saling melengkapi. Hadir bergantian dengan maksud agar kita paham bahwa roda kehidupan pasti berputar.

Semua terjadi atas kehendak Yang Maha Kuasa. Percayalah bahwa rencana Tuhan pasti lebih indah dari mimpi kita.

Ikuti iramanya. Nikmati melodinya. Bila perlu, ciptakanlah syair yang indah dan mulailah bernyanyi bersama.

Seberapapun tidak menyenangkannya, tetap itu adalah anugerah dariNya.

Jangan marah dan jangan mencerca. Tuhan Maha Tahu apa yang terbaik bagi umatNya. Untuk itu jangan pernah membenciNya.

Karena daun yang jatuhpun tak pernah membenci angin yang ada di sekitarnya...

(dnu, ditulis di tol cikampek, 3 September 2014, 13.31)