Friday, March 20, 2015

Gelegar Suara Hati Perempuan



Banyak jenis-jenis perempuan di dunia ini. Ada yang pendiam, ada yang ramai, ada yang mandiri, ada yang manja, ada yang tegar, bahkan ada yang sok tegar.

Semua tipe wanita ini benang merahnya tetap satu, yakni perempuan. Makhluk Tuhan YME sebagai penyambung kehidupan antar generasi. Maksudnya, wanita diberi kelebihan untuk mengandung dan melahirkan sehingga menyambung kehidupan untuk keturunan yang berikutnya.

Wanita sebagai makhluk Tuhan YME yang lucu, menggemaskan tapi kadang menyebalkan ini memang katanya jumlahnya di dunia lebih banyak bila dibandingkan dengan laki-laki. Nah, kebayang toh betapa sibuknya laki-laki memilih pujaan hatinya dan menghadapi banyaknya makhluk cantik yang kadang merepotkan itu? Haha...

Melalui artikel ini saya ingin berbagi kepada semua tentang beberapa fitrah perempuan. Fitrah bisa diartikan sebagai takdir atau sesuatu yang memang sudah dikehendaki oleh Tuhan YME untuk ada dalam diri seorang perempuan.

Mungkin hal-hal yang saya tuliskan dibawah ini terlalu menjunjung tinggi pemakluman terhadap wanita, atau malah ada yang merasa “saya tidak demikian lemahnya....”. Untuk hal ini saya sampaikan diawal bahwa ini adalah keadaan sebagian wanita bukan seluruhnya.

Kepada semua kaum Adam, saya mohon maaf juga kalau tulisan ini terlalu menuntut pemakluman dari kalian hahaha... Tapi yang pasti wanita tidak butuh dimaklumi, karena wanita hanya ingin dimengerti :p

FITRAH-nya wanita adalah untuk dilindungi, bukan untuk digalakin. Pun dalam keadaan salahnya dia. Tetep kudu disayang, walaupun tetap harus melalui proses “marahin”.

Selanjutnya, hampir semua cewek di dunia ini rumit, ribet dan seneng ngomong bulak balik. Sekali lagi, itu adalah Fitrahnya perempuan. Mungkin, ada yang tidak demikian. Tapi jika berhadapan dengan yang memiliki hal-hal tersebut diatas yaitu rumit, ribet dan seneng ngomong bulak balik, maka alangkah eloknya jika kejadian itu bisa diambil hikmahnya dan bisa dijadikan pegangan saat berhadapan dengan cewek lain yang lebih kompleks.

Bukan berdasarkan survey yang membuktikan, tapi berdasarkan pengamatan, mau se-tegar apapun seorang cewek, tapi kalo dibentak sama laki-laki, cewek itu pasti nangis. Pasti. Nggak mungkin ngga nangis. Mungkin saja ngga terlihat nangisnya, alias nangis dibelakang laki-laki yang marahin dia. Percaya deh sama saya hihihi.....

Tapiiii...... fitroh cengengnya cewek jangan malah dimanfaatin, misalnya dengan sengaja ngebentak dengan alasan biar cewek itu nurut, diem, manut, dll... bisa aja sih jadi nurut dan diem, tapiiii.... yang harus diingat adalah bagaimana dengan hatinya? Sakit lho... lebih sakit dari lagunya cita citata.

Hal lain, kalaupun udah sebel bin kesel banget sama tuh cewek dan udah siap-siap tega nih ama cewek itu, ya gapapa sih, hajar aja. Tapi yang perlu ditanyakan adalah, apakah semua cewek mau terima begitu aja? Menurut saya sih nggak.
Bisa jadi lho cewek malah pergi ninggalin laki-laki itu hanya karena tidak merasa dihormati fitrah kewanitaannya.

Selanjutnya, fitrohnya cewek itu memang seneng yang ribet-ribet. Ndak suka “make it simple”. Kalo bisa diomongin bolak balik, kenapa harus sekali balik? Huahahahah.....

Naahhh.... dari deretan fitroh perempuan diatas, bukan berarti saya menyarankan kepada semua laki-laki di dunia ini baik yang ganteng maupun yang tidak, untuk menerima cewek bulet-bulet tanpa amarah. Ndak. Tetep kudu dimarahin kalo ada yang tidak tepat atau tidak sesuai. Tapi cara marahinnya aja yang perlu dibuat lebih elok nan elegan.

Entahlah elok nan elegan itu bagaimana, tapi yang jelas bukan membentak. Kasihan, cewek kan halus pisan perasaannya, bisa hancur berkeping-keping kalo dibentak sama laki-laki.

Saya tegeskan sekali lagi, disini bukan masalah benar atau salah, karena menurut saya tidak ada hal yang salah, yang ada adalah tidak tepat.

(dnu, ditulis dengan hati yang tulus tanpa bermaksud ngajak ribut para lelaki haha..., 20 Maret 2015, 14.47)