Sunday, March 22, 2015

Tunjangan Meningkat, Korupsi Menghilang?


Korupsi itu terjadi karena beberapa hal, diantaranya adalah lemahnya iman dan adanya kesempatan. Walau mungkin kadang ada yang sengaja membuat adanya sebuah "kesempatan" untuk melakukan perbuatan hina tersebut. Dengan kata lain kesempatan sebenarnya sudah tidak ada tapi sengaja diada-adakan supaya bisa terbuka lebar jalan korupsinya.

Selain karena lemah iman dan adanya kesempatan, entah apakah bisa juga dikatakan karena adanya kebutuhan. Berangkat dari kebutuhan hidup yang memaksa maka seseorang mencari pendapatan dengan menghalalkan segala cara, korupsi salah satunya.

Entahlah, selain layak disebut dengan zaman edan, pantas disebut dengan kata apalagi masa-masa sekarang ini. Setelah ramai beredar kabar adanya dana siluman dari salah satu institusi kepemerintahan Indonesia, kini ramai lagi dibicarakan naikknya tunjangan para pegawai pajak. Saya juga belum tahu kebenarannya.

Disini saya hanya ingin berbagi pendapat tentang naiknya pendapatan hidup manusia bukan menjadi jalan penutup untuk manusia itu tetap melakukan perbuatan tercela.

Kasarnya, kalau memang pribadi orang tersebut sudah tidak baik, maka mau sebanyak apapun harta yang telah ia miliki namun jika ada kesempatan untuk berbuat curang maka dengan tanpa membuang waktu ia akan melakukannya. Atau jika si kesempatan tak kunjung tiba, maka dengan penuh kreatifitas ia akan membuat "kesempatan" jadi-jadian itu segera tiba. Dan aksi tercela akan segera dilakoninya.

Sebaliknya, jika seseorang memang telah memiliki kepribadian yang baik, maka seluas apapun kesempatan terbuka, dengan berbekal kekuatan iman yang baik ia tidak akan merugikan dirinya sendiri dengan melakukan hal yang memalukan, yakni korupsi. Karena ia paham benar selain korupsi adalah perbuatan manusia berhati kerdil, hal ini juga akan berimbas pada keluarganya tercinta.

Jadi saya simpulkan, korupsi terjadi bukan hanya karena keadaan yang berkekurangan, tetapi karena buruknya kepribadian.

Menurut saya sih gitu :D

(dnu, ditulis sambil nonton talk show anti korupsi di TV Swasta tak berbayar - ah di malam Senin ini ngebahas hal yang berat pisan - laksana kurcaci yang sedang menyaksikan pertunjukan panggung politik istana kenegaraan dengan seluruh patih, prajurit dan pegawai istana didalamnya, 22 Maret 2015, 06.50)