Saturday, April 25, 2015

4P (Pergi Pagi Pulang Pagi)



Kerja itu ibadah lho. Siapapun yang mengerjakannya. Baik laki-laki maupun perempuan. Kaum adam maupun kaum hawa. Pasti ada tujuan dari setiap pekerjaan yang dilakukan, mulai dari mencari nafkah sampai dengan aktualisasi diri dan penerapan ilmu.

Pekerjaan dalam bentuk apapun yang dilakukan dengan cara yang halal dan untuk mencapai tujuan yang baik sejatinya adalah aktifitas yang bernilai mulia. Beragam aktifitas mencari penghasilan di dunia ini menyebabkan beraneka ragam pula jam kerja yang harus ditempuh.

Ada yang berangkat dari rumah pagi hari dan malam hari baru kembali. Ada yang berangkat siang, dan tengah malam baru pulang. Ada yang berangkat sore hari dan esok paginya baru kembali. Bahkan ada yang pergi pagi dan pulang esok pagi. Luar biasa! Selama semuanya dilakukan di jalan Tuhan maka menurut saya kebaikan-kebaikan pulalah yang akan mengiringinya setiap hari.

Ada gurauan yang mengatakan :

“Emang kemana sih si nafkah kok dicariin terus? Susah banget ya ketemu sama si nafkah?”

Haha…. Ya! Nafkah itu harus dicari! Sungguh nafkah ngga bisa dateng sendiri kepada yang hanya berdiam diri. Satu kesatuan yang sempurna antara doa dan usaha akan memudahkan si nafkah datang kepada yang mencarinya.

Itulah mengapa setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda dalam berselancar di dunia ini untuk bekerja, mulai dari jenis usahanya yang berbeda hingga jam kerja yang harus dilakoni pun berbeda-beda.

Jika yang mencari nafkah sudah meniatkan dirinya untuk beribadah maka yang ditinggal di rumah pun akan tenang melepas kepergiannya dengan untaian doa keselamatan, sambil sesekali diiringi nyanyian :

“aku rela ditinggal pagi pulang pagi karena kamu mencari rezeki, dan ku doakan semoga pulang dompetmu terisi…”

hahaha….

Sekali lagi, niatkan bekerja untuk ibadah. Bukan untuk membunuh waktu, atau menghabiskan waktu di luar rumah, atau hanya sekedar mencari kesibukan. Maka jika kita harus rela pergi pagi pulang pagi untuk mengais rezeki, kita bisa dengan ikhlas mengerjakannya tanpa keluhan dan umpatan sedikitpun. Karena apa? Karena jauh di lubuk hati yang paling dalam kita sudah meniatkan semuanya untuk ibadah.

Ibadah untuk siapa? Untuk memenuhi kewajiban kita sebagai umat manusia yang hanya perlu berbuat bagi Tuhannya :)

Pergi pagi pulang pagi hanya untuk mengais rezeki? No! Niatkan untuk ibadah juga ya! ^^

(dnu, tulisan ngga penting ini ditulis sambil ndengerin lagunya Armada “Pergi Pagi Pulang Pagi” dan tanpa sadar ikut bersenandung tak merdu hahaha…. , 26 April 2015, 10.10 WIB)