Friday, April 17, 2015

Bahagia Itu nggak Sederhana




Ø  Bahagia itu ketika kita bisa ikhlas menerima semua keadaan dengan lapang dada, tidak ada keluhan, tidak ada senyum palsu dan tidak ada kebohongan walau sedikitpun.

Ø  Bahagia itu ketika kita tahu apa yang ingin kita lakukan dan kita bisa melakukannya dengan mudah.

Ø  Bahagia itu ketika kita bisa berbuat apapun sesuai isi kepala dan jiwa.

Ø  Bahagia itu ketika kita menikmati semua proses perjalanan kehidupan dengan menerima semua
ketentuan Tuhan dengan penuh ketulusan.

Ø  Bahagia itu ketika seluruh alam semesta mendukung tentang apa yang menjadi cita-cita dan terbuka jalan untuk mewujudkannya.

Ø  Bahagia itu di hati, bukan cuma di bibir.

Ø  Bahagia itu ngga ada lagi air mata dan segala tipu daya.

Ø  Bahagia itu jika telah mampu tersenyum hingga pipi dan mata ikut bergerak membentuk bulan sabit.

Ø  Bahagia itu bersuka cita dari kepala sampai kaki.

Ø  Bahagia itu senantiasa bersyukur setiap hari tanpa ada embel-embel jikalau, seandainya dan apabila.

Ø  Bahagia itu tertawa dimuka tanpa tangis dibelakang pintu.

Ø  Bahagia itu the real fine, not only say i’m okay, i’m fine dengan icon senyum palsu.

Ø  Bahagia itu berdua, bukan cuma sendiri di dalem kamar dan dengerin lagu-lagu patah hati sampai mati.

Ø  Bahagia yang paling palsu adalah kalau ada yang bilang “karena aku bahagia jika kamu bahagia”.
Are you sure you’ll feel happy if you’re alone and just be a viewer the happiness of others? Hahaha....

Sekali lagi, bahagia itu bisa jadi nyata dari kaki hingga kepala dengan hanya bersandar kepada-Nya ^^

Love you dnuers hihihi....

(dnu, ditulis di atas meja yang berantakan, kertas berserakan dan otak yang ngga karuan haha..., 17 April 2015, 15.24 WIB)