Sunday, May 17, 2015

Join Kompas TV, Seru-seru Gimana Gituh!



Dimasa muda dulu (walaupun di masa sekarang tetep ngga rela dibilang tua haha…) sempat terfikir ingin sekali bekerja di salah satu stasiun Televisi. Ruang aktivitas yang begitu dinamis menjadi salah satu daya tarik tersendiri yang mampu membuat saya termimpi-mimpi hihihi….

Tapi seiring berjalannya waktu keinginan itu hilang dengan sendirinya. Dan seperti anak muda pada umumnya yang masih suka bergonta-ganti cita-cita ataupun khayalan, saya pun turut mengalaminya. Selanjutnya saya ingin sekali menjadi seorang News Anchor atau pembaca berita ahahaha….

Pembawaan yang banyak dikatakan orang saya ini judes luar biasa, nampaknya saya ingin coba menjadi seorang pembaca berita yang tanpa senyum, tegas, agak judes namun tetap terlihat cantik huahahaha…. Tapi lagi-lagi mimpi ini tak kesampaian.

Pernah juga saya terbayang untuk menjadi seorang reporter yang area kerjanya di lapangan. Tidak di dalam kantor dan tidak terbatas ruang dan waktu hihi… Yang saya lihat seorang reporter wanita itu adalah superwoman yang keren abis nan gagah berani. Selain pandai melakukan aksi tanya jawab, seorang reporter juga merupakan wanita tangguh yang siap bekerja di medan apapun. Namun kembali mimpi itu sirna dan hilang dengan sendirinya. Semuanya kandas dimakan waktu ahahaha….

Sampai akhirnya pada suatu hari saya masuk ke dunia Kompasiana yang isinya para penuliiiiisss semuaaa….. orang-orang yang gemar menulis, pandai menulis ataupun seperti saya yang sedang belajar menulis, tumplek blek jadi satu. Para kontributor di Kompasiana.com dikenal dengan sebutan Kompasianer. Berbagai opini maupun reportase kumpul jadi satu dalam wadah yang dibawahi oleh media massa Kompas tersebut.

Lambat laun Kompasiana mempunyai program baru di dunia pertelevisian, namanya Kompasiana TV yang kini masih menjadi salah satu program di Kompas TV. Program yang ditayangkan selain membahas artikel opini atau reportase yang ada di Kompasiana.com, Kompasiana TV juga menggelar talk show yang menghadirkan beberapa nara sumber sesuai dengan tema yang ditentukan.

Belum terlalu lama bergabung dengan Kompasiana namun saya (akhirnya) pernah mencicipi serunya beraksi bak seorang jurnalis ahaha…. Yakni ketika acara peluncuran sebuah produk tabungan baru dari Permata Bank, dimana dalam hal ini bekerjasama dengan kompasiana, saya diminta bantuannya oleh salah seorang staff Kompasiana untuk hadir dalam acara tersebut dan bersedia menuliskan reportase atas acara yang dimaksud (26/4). Aaahh… senangnyaa ahahaha…..

Masih ada kegirangan berikutnya yang rasa malunya masih terasa hingga kini, yaitu pengalaman pertama join Kompasiana TV ^^. Di suatu sore ketika sedang asik-asiknya bekerja di kantor tiba-tiba handphone berdering dan tampak di layar kaca sebuah nomor yang tak dikenal (6/5). Biasanya saya malas angkat telepon yang nomornya tidak saya kenal, tapi hati nurani kali ini mengatakan hal yang berbeda, yakni, “Angkatlah telepon itu wahai dewiku…..” wkwkwkw….

Telepon diangkat dan terdengar suara perempuan di ujung sana yang ternyata dari Kompasiana. Tidak butuh waktu lama akhirnya kami deal bahwa saya akan turut menjadi pendukung acara Kompasiana TV atas penawaran yang diberikan sore itu. Menjadi salah satu hangouter di Kompasiana TV artinya adalah saya bisa secara langsung melakukan tanya jawab dengan seorang nara sumber. Walaupun melalui teleconference namun ini menjadi kesenangan tersendiri yang serunya masih terbawa hingga kini.

Tema yang diangkat saat itu ialah Anak yang Menghasilkan Uang melalui Media Sosial. Cukup tepat dengan diri saya yang amat sangat mencintai dunia anak, serta tingkat rutinitas saya dalam bermain di beberapa media sosial yang bisa dikatakan cukup tinggi. Jadi bisa lebih memudahkan saya untuk masuk dan menyelami tema yang diangkat oleh Kompasiana TV untuk saya join didalamnya.

Bintang tamu yang hadir saat itu ialah Chloe seorang remaja cantik yang telah menghasilkan omset 600 juta/tahun melalui bisnis online yang dilakukannya sambil bersekolah. Luar biasanya lagi, Chloe rutin mendonasikan 70% dari pendapatannya kepada yayasan/orang-orang yang membutuhkan.

Lalu ada juga Inayya dan sang mama, dimana Inayya si balita mungil nan cantik yang juga sudah menghasilkan pundi-pundi rupiah melalui endorsement berbagai produk di Instagram, dengan cikal bakal foto-foto menarik Inayya yang diunggah sang mama.

Selanjutnya hadir juga Deddy Corbuzier beserta putra tercintanya, Azka Corbuzier. Dimana Azka yang kini menjadi seorang youtuber telah mampu menghasilkan uang sendiri berkat video-video buatannya yang diunggah di youtube.

Taping acara dilakukan pada 6 Mei 2015, dan sejak saat itu hati terus bertanya-tanya kapan tayangnya ya acara ini hahahaha….. Akhirnya penantian berhenti di 8 Mei 2015, jam 19.00 – 20.00 WIB, acara ditayangkan di Kompas TV dan rasanya aahh… seru juga melihat diri sendiri di layar kaca wkwkwkw….
Dan selajutnya kegirangan terbayar lagi karena ternyata pada 13 Mei 2015 acaranya ditayangkan kembali hahaha…. aah… malunya hahaha…

Keseruan berada ditengah-tengah kumpulan orang-orang yang sejiwa, serasa dan sepassion memang memiliki keasyikan tersendiri. Bisa saling belajar dari satu sama lain dan mengadopsi hal-hal positif yang mungkin belum kita temukan dalam perjalanan hidup sebelumnya.

Berada di dunia Kompasiana dan menjadi salah seorang Kompasianer telah melahirkan satu ikatan narsis yang romantis untuk diri saya dengan segala isinya yang tak mudah diungkapkan dengan kata-kata :p

Yang pasti, join di Kompasiana dan Kompas TV rasanya seru-seru gimanaaaaa gituh! Ahahaha….

(dnu, ditulis sambil tepak tepok berkutat melawan serangan nyamuk yang selalu ingin menang sendiri, 16 Mei 2015, 19.05 WIB)