Monday, May 25, 2015

Setiap Anak berhak untuk Hidup Bahagia

Foto dibawah ini bukan foto korban gempa Nepal, melainkan foto anak kecil di Desa Can Ty, sebuah desa terpencil di Provinsi Ha Giang, Vietnam. Gambar haru tentang dua anak ini semakin beredar luas saat terjadi gempa dahsyat di Nepal beberapa waktu lalu.

Kebenaran tentang foto ini diungkapkan oleh seorang fotografer dari Vietnam, Na Son Nguyen. Menurutnya, foto itu ia ambil sekitar Oktober 2007.

“Saya mengambil gambar ini pada bulan Oktober 2007 di Can Ty, sebuah desa terpencil di provinsi Ha Giang,” ujar Na Son Nguyen sebagaimana dilansir BBC, Senin (4/5/2015).

Nguyen mengisahkan, ketika itu ia tertarik membidikkan kameranya kepada dua anak yang sedang bermain di depan rumahnya, saat orang tua mereka bekerja.

“Saya sedang lewat desa tetapi berhenti karena melihat dua anak Hmong bermain di depan rumah mereka sementara orang tua mereka pergi bekerja di lapangan,” kata Na Son.
Menurut Nguyen, gadis kecil itu berusia dua tahun, sementara anak kecil yang memeluk gadis kecil berusia sekitar tiga tahun.

“Gadis kecil, mungkin berusia dua tahun, menangis di hadapan orang asing sehingga anak, yang kira-kira berusia tiga tahun atau lebih itu memeluk adiknya untuk menghibur,” kata Na Son.

Sumber : www.solopos.com

Kali ini saya bukan ingin berbagi kesedihan melalui foto dua anak yang sedang berpelukan tersebut, namun saya hanya ingin menyampaikan bahwa :

Setiap anak berhak untuk hidup bahagia...
Setiap anak berhak untuk mendapatkan cinta...
Setiap anak berhak untuk merasakan indahnya berlari, berputar dan menari...

Anak-anak harus hidup di dunianya yang penuh canda tawa...
Anak-anak tidak boleh bersedih, apapun dan bagaimanapun keadaan hidupnya, lingkungannya dan orang tuanya...

Setiap anak harus ceria...
Karena dunia anak adalah dunia yang penuh warna,
Bukan hitam, kelam atau bahkan abu-abu...

Kita sebagai individu dewasa yang paham benar apa itu dunia anak dan bagaimana indahnya cerita cinta di dunia kecilnya, sudah selayaknya bisa mengambil peran apapun untuk turut membangun dan membagikan cinta kepada seluruh anak Indonesia. Dimanapun dan kapanpun.

Sekali lagi, dunia anak adalah dunia yang penuh dengan warna warni ceria.
Mereka harus bahagia sebagaimana kita mengerti benar apa itu arti bahagia.

(dnu, ditulis sambil mbrebes mili - sumpah saya nangis setiap kali ngelihat foto ini huhuhu..., 25 Mei 2015, 12.02 WIB)

Sumber gambar : www.solopos.com