Sunday, July 26, 2015

Terima kasih Pak John....

Jelajah Seru Ranah Minang
#2

Namanya Pak John, beliau adalah teman kami yang berawal dari pertemanan di facebook, namun kini berubah menjadi saudara. Saya biasa memanggilnya Boss John, seorang asli Sumatera Barat yang kini bermukim di Pekanbaru.

Beliau yang awalnya terkadang membaca artikel yang saya posting di media sosial ini, lalu berubah menjadi teman, hingga suatu saat berkabar bahwa saya berencana liburan ke Sumatera Barat.

Tidak disangka, Boss John beserta keluarga menjemput saya dan suami di Bandara Minangkabau Sumatera Barat pada Kamis (23/7), dan lanjut menemani kami menjelajah seluruh alam Sumatera Barat.

Ditemani sang istri dan anak semata wayangnya, Boss John dengan setia membawa kami ke berbagai tempat wisata nan bersejarah mulai dari Kota Padang hingga Bukittinggi.

Penjelajahan Ranah Minang kali ini sungguh amat sangat kami rasakan kenyamanan dan kemudahannya. Jelas karena Pak John dan keluarga yang setia membantu kami lengkap dengan kendaraannya.

Entahlah mengapa kami bisa bertemu dengan keluarga sebaik dan seluar biasa Pak John ini. Mungkin Allah SWT sedang mengabulkan doa para orang tua kami yang menginginkan agar anak-anaknya selalu dalam kemudahan. Jadilah kami bertemu dengan Pak John dan keluarga yang membuat segalanya menjadi mudah.

Pak John dan keluarga luar biasa baik. Menjemput kami di Bandara, menemani berjalan-jalan, hingga mencarikan travel dari Bukittinggi untuk kami kembali ke Kota Padang karena esoknya kami harus kembali ke Jakarta.

Sebelum kami kembali ke Kota Padang pun, Boss John masih menyempatkan waktu untuk menemani kami ke beberapa tempat wisata. Padahal siang harinya beliau dan keluarga harus segera kembali ke Pekanbaru.

Sebelum berpisah kami sempat mengunjungi kampung tempat tinggal Pak John di Padang Luar, mampir sebentar ke rumahnya dan merasakan kesejukan alam sekitar rumah beliau. Ada kebun bawang dan kolam ikan yang membuatnya semakin asri.

Pertemanan yang diawali melalui media sosial khususnya Facebook tidak selamanya mengerikan. Berawal dari jalinan teman yang kita tidak tahu ia siapa memang perlu kewaspadaan ekstra. Tapi Alhamdulillah, pertemanan kami dengan Boss John mematahkan itu semua. Bahwa masih ada orang baik yang dapat kita kenal melalui jejaring media sosial.

Agak susah sih mau mengucap terima kasih macam apa kepada Pak John dan keluarga atas segala budi baiknya selama 3 hari yang telah menemani kami, membantu kami, hingga memfasilitasi kami menjelajah Ranah Minang.

Cuma bisa bersyukur kepada Allah SWT karena kami telah dipertemukan dengan orang baik sebaik Boss John.

Terima kasih tak terhingga Pak John...

Salam,
Dewi Edwin

(dnu, ditulis sambil dipijit refleksi di Plaza Andalas - trip terakhir di hari terakhir di Padang, 26 Juli 2015, 14.35 WIB)

 Berfoto bersama keluarga Pak John