Saturday, September 12, 2015

Bagaimana Cara Membagi Waktu?

Menurut saya, tidak ada yang perlu dibagi, karena semua telah memiliki waktunya sendiri-sendiri.
Begitu banyak aktifitas mulai dari kerjaan rutin, kerjaan sampingan, belum lagi hobi, apalagi me time, so kapan bagi waktunya??

Berusahalah hadir disetiap keperluan-keperluan tersebut seutuhnya. Yang paling mengerti kapan waktunya kita butuh me time, kapan kita perlu melakukan hobi dan kapan perlu menunaikan pekerjaan rutin adalah diri kita sendiri.

Maka dari itu, saat waktu yang dimaksud sudah tiba, hadirkanlah dirimu seutuhnya dan sepenuh-penuhnya.

Saat menunaikan kewajiban pekerjaan maka fokuskan seluruh alam sadar dan nyatamu disana. Fokus kerja. Fikirkan hanya pekerjaan saja. Ingat deadline. Tunaikan semuanya dengan bahagia tanpa ada paksaan.

Dan saat kamu memaknai waktu berikutnya adalah saat kamu butuh sekali me time, ya lakukanlah. Serahkan dirimu seutuhnya saat me time tersebut. Nikmati waktu tersebut. Lupakan semua pekerjaan.

Sekali lagi nikmati waktumu karena it's yours.

Ketika kamu merasa perlu melakukan hobi, maka lakukanlah dengan gembira. Enjoy your hobby. Lakukan semuanya dengan keseluruhan hati dan jiwamu. Lupakan pekerjaan, lupakan kapan perlu me time, karena saat ini kamu juga bisa memanjakan hatimu dengan mengerjakan hobby. Sambil menikmati hobby bukankah itu juga me time?

Dengan kehadiran seluruh hati dan jiwamu dalam setiap aktifitas, maka apa yang kamu lakukan hasilnya akan lebih berkualitas.

Begitu juga dengan yang sudah berkeluarga, tunaikan kewajibanmu dalam berkeluarga baru kamu bisa enjoy melakukan berbagai aktifitas tambahan yang tak kalah pentingnya.

Kuncinya cuma satu, jangan memikirkan yang lain saat kamu sedang melakukan sesuatu. Hanya fikirkan apa yang sedang kamu lakukan.

Lalu kalau kepikiran yang lainnya bagaimana? Katakan pada hatimu "nanti saja karena semua sudah ada waktunya..."

(dnu, ditulis sambil begaulan alone di sevel sambil nyuci mobil sambil makan nasgor di siang bolong, 7 September 2015, 12.45 WIB)