Saturday, September 12, 2015

Rasakanlah Cinta Hingga Ke Akarnya

Cinta tak melulu soal indahnya dunia, langit yang gelap gulita mendadak tampak penuh warna.

Tak melulu soal bahagianya rasa, hati yang biasa-biasa saja mendadak cerah ceria tak terkira.

Masih ada cinta disana yang keduanya menyimpan rasa yang sama tapi tak bisa untuk bersama.

Katanya, inilah cinta dengan rasa terindah namun yang amat paling menyiksa.

Hanya bisa bilang "Selamat pagi... gimana pagi ini?" tanpa bisa berucap tatap muka dengan keadaan harum gigi murni saat baru bangun tidur di pagi hari...

Hanya bisa bilang selamat makan siang tanpa bisa makan bareng...
Hanya bisa bilang kangen tanpa bisa bertemu...
Hanya bisa bilang "love you so much..." tanpa bisa duduk berdua bersama...

Hanya bisa titip pesan "hati-hati di jalan... kalau sudah sampai kabarin ya..." tanpa kamu bisa menemaninya pulang ke rumah...

Hanya bisa bilang "I will miss you so..." dengan keadaan yang tidak jelas kapan bisa bertemu... dan keduanya paham akan hal itu.

Dan cuma bisa memohon "hadirkan aku dalam mimpimu..."

Karenanya, nikmatilah cinta hingga ke akarnya.

(dnu, tulisan titipan yang ditulis sambil ngangkat telepon yang abis diangkat eh saya dicuekin alias disana tak bicara apa2 lalu dimatikan huhu..., 7 September 2015, 21.03 WIB)