Sunday, September 6, 2015

Siapa Bisa Mengerti?

Laki-laki tidak akan pernah bisa sepenuhnya mengerti tentang perempuan. Pun sebaliknya, perempuan tidak akan pernah bisa benar-benar memahami laki-laki.

Karena jelas tidak dibutuhkan sebuah kesamaan yang persis untuk bisa membangun sebentang perjalanan panjang bersama. Melainkan dibutuhkan suatu kesesuaian jiwa yang dilandaskan semangat keikhlasan.

Yakni ikhlas dan mampu untuk bisa menyesuaikan apa yang menjadi kehendak si laki-laki dan keinginan si perempuan.

Karena seburuk apapun perempuan, hanya dialah yang bisa menjadi penyedia tempat kehidupan tahap pertama bagi generasi penerus sang laki-laki.

Dan hanya karena patuh kepada sang lelaki sebagai suami-lah maka perempuan Insya Allah ganjarannya syurga melalui pintu mana saja.

Dengan demikian, tidak mengertinya perempuan dan tidak pahamnya laki-laki adalah sesuatu yang amat manusiawi yang hanya perlu disikapi dengan semangat keikhlasan demi dapat berjalan dan mencapai tujuan bersama.

Karena bisa jadi, dibalik amarah dan kekecewaan yang dilontarkan satu sama lain akibat tidak bisa diterimanya perangai masing-masing, jauh di lubuk hati keduanya tetap tersimpan pesan penuh harap ;

"Aku hanya ingin kita bertemu lagi di Syurga nanti..."

(dnu, ditulis sambil bimbang antara pengen tidur tapi pengen laptopan tapi pengen baca buku dan pengen nonton tv... tapi akhirnya milih ngemil martabak telor ajah..., 4 September 2015, 21.18WIB)