Sunday, October 4, 2015

Kadang-kadang...

Kadang-kadang...

Kadang-kadang kita perlu mengikuti kata hati, tanpa peduli dengan konsekuensi.

Kadang-kadang kita boleh berbangga hati, karena kalau bukan kita siapa lagi?.

Kadang-kadang kita perlu tak peduli dengan orang lain, karena dengan begini justru bisa bikin kita happy.

Kadang-kadang kita perlu hanya melakukan apa yang hati kita katakan. Lupakan segala tentang logika maupun penalaran.

Kadang-kadang kita suka membuat hidup kita rumit sendiri, suka ngiri sama keberhasilan orang lain, kekayaan, maupun kecantikan/ketampanan. Satu hal yang perlu diingat, Tuhan telah menciptakan makhluknya dengan keunikannya sendiri-sendiri. So, be your self darling!

Kadang-kadang kita suka usik sama kehidupan orang lain, suka ada pertanyaan dalam hati kenapa dia begini kenapa dia begitu. Sekarang tanya balik ke hatimu yang paling dalam "apa untungnya usik sama kehidupan orang lain??". Apakah kamu merugi jika dia lebih beruntung darimu? Atau kamu merasa diuntungkan kalau dia tidak seberuntung hidupmu? Please, mulai sekarang jalani hidup dengan lebih bijak.

Kadang-kadang ada orang yang usik sama hidup kita. Cara ngadepinnya? Berikan sikap kita yang paling baik kepadanya. Lakukan yang terbaik, amat baik bahkan super baik. Dengan demikian dijamin dia akan semakin usik hahaha...
Jika benar demikian adanya, yang perlu kamu lakukan selain tetap berbuat baik hanyalah terus berbuat baik. Selanjutnya kamu akan terlihat bak ibu peri atau pangeran ksatria yang sukses namun tetap rendah hati.

Kalau sudah menjadi ibu peri atau pangeran ksatria yg baik hati tapi masih saja ada yang usik, maka kembalilah ke point pertama;

"Kadang-kadang kita perlu mengikuti kata hati, tanpa peduli dengan konsekuensi".

(dnu, ditulis sambil ngantri medical check up, 25 September 2015, 14.03 WIB