Thursday, November 19, 2015

Berbagi Pengalaman Di Pameran Kelas Inspirasi Jakarta

Jumat - Minggu (13-15/11) diselenggarakan sebuah acara yang bertajuk "Pameran Kelas Inspirasi Jakarta 4", yang mengambil tempat di Mall Fx Sudirman, Jakarta.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada khalayak ramai tentang Kelas Inspirasi yang merupakan salah satu gerakan dari Indonesia Mengajar. Selain itu dimaksudkan juga untuk memperlihatkan dokumentasi-dokumentasi kegiatan Kelas Inspirasi di berbagai daerah.

Setelah masyarakat mengetahui apa itu Kelas Inspirasi maka diharapkan akan lebih banyak lagi pribadi-pribadi terpanggil yang bisa bergabung dan memberikan aksi nyata bagi kemajuan pendidikan anak Indonesia melalui langkah yang paling sederhana yakni menginspirasi anak Sekolah Dasar tentang sebuah cita-cita.

Dalam pergelaran ini saya berkesempatan menjadi salah satu relawan inspirator yang diminta untuk berbagi cerita tentang pengalaman menginspirasi di beberapa daerah di luar Jakarta. Kesempatan itu terjadi pada Sabtu (14/11) Pk. 17.00 - 18.00 WIB).

Bersama relawan lainnya yakni seorang Diplomat; Wisber, Pengajar Muda - Indonesia Mengajar yang baru saja selesai masa tugas mengajarnya di Pulau Rote; Virly dan juga aktris yang aktif dalam kegiatan Kelas Inspirasi; Dinda Kanya Dewi, kami berbagi cerita dan pengalaman tentang kisah kasih sebagai volunteer pendidikan yang pernah kami lakukan.

Banyak pertanyaan yang datang dari audience sore itu, diantaranya yang paling menarik adalah "hal apa saja yang perlu disiapkan untuk pergi menginspirasi ke suatu daerah dimana pasti banyak perbedaan yang terjadi di sana, mulai dari bahasa hingga kebudayaan?"

Jawabannya singkat "Saya hanya menyiapkan diri saya seutuhnya, lalu pergi dengan membawa segenap cinta dari Jakarta, dan setibanya di sana perbedaan-perbedaan itulah yang justru mampu mendekatkan diantara kita (inspirator dengan anak-anak yang diinspirasi)"

Tidak lupa dalam kesempatan kali ini disediakan buku Berbagi Cinta Di 4 Kota dan dibagikan gratis kepada audience yang memberikan pertanyaan sepanjang acara.

Berbagi pengalaman dan mengajak siapa saja untuk turut ambil bagian dalam memajukan pendidikan anak bangsa memang tidak mudah. Banyak pertimbangan bagi setiap individu yang tentu tidak bisa disamakan dengan individu lainnya.

Mungkin seseorang bisa dengan mudah turun tangan dan memberikan aksi nyata, namun bagi yang lainnya belum tentu mereka memiliki kesempatan dan kemudahan yang sama.

Untuk itu Pameran Kelas Inspirasi ini ada dan mengundang beberapa inspirator didalamnya untuk bercerita dan memberikan gambaran hal-hal apa saja yang bisa kita lakukan untuk bangsa dan negara.
Saya bersama tiga narasumber lainnya di sore itu telah bercerita tentang pengalaman yang kami punya. Semoga lebih banyak lagi yang tergerak dan menyadari bahwa kita turut bertanggungjawab atas keberlangsungan pendidikan adik-adik kita.

Sore itu saya duduk di sana dengan penuh cinta. Ya, ini cinta, bukan yang lainnya.

(dnu, ditulis sambil sarapan pagi, 15 November 2015, 06.35 WIB)