Saturday, January 30, 2016

Pak Jokowi, Tolong Jangan Jadikan Kang Emil Sebagai Pemimpin Jakarta


Kabar kabur dan isu tentang Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil akan mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta mulai merebak. Atas dukungan PKS, suami Atalia Praratya ini dikabarkan akan menjadi salah satu bakal calon dalam Pilkada Jakarta.

Kang Emil seorang arsitek yang amat pandai mengatur tata kota memang telah terlihat hasil kerja baiknya. Beliau yang kini menjabat sebagai Walikota Bandung memang tampak sebagai pemimpin idaman. Lihat saja kota kembang yang saat ini semakin cantik berkat sentuhan perangkat kota yang menjadi tim kerjanya, serta hasil pemikirannya. Bandung menjadi lebih nyaman, tertata rapi, serta semakin menarik untuk disinggahi.

Program kerja yang Kang Emil susun untuk seluruh warganya juga tidak main-main. Dalam satu minggu ada hari yang dia khususkan untuk semuanya menggunakan bahasa Inggris. Ada juga hari khusus untuk bersepeda atau bike to work, dan hari-hari lainnya yang telah ia susun prgramnya sendiri-sendiri.

Terlihat jelas bagaimana Kang Emil menunaikan amanat negara ini dengan penuh kecintaan, hingga kini menghasilkan Bandung sebagai kota yang elok nan rupawan.

Sosok pribadi seorang Ridwan Kamil juga sangat dielu-elukan masyarakat, bukan hanya warga Bandung saja, tetapi di luar kota tersebut juga demikian, termasuk saya seorang penduduk Jakarta.

Sosok pemimpin yang humble, merakyat, rendah hati dan mampu masuk ke berbagai kalangan masyarakat ada dalam diri Kang Emil. Rasanya apa-apa saja yang beliau dan Ibu Wali lakukan, bukanlah sebuah pencitraan atau mencari perhatian. Kesannya memang demikian, Pak Walikota Bandung yang memang senang bermain air di aliran sungai kecil hasil sulapan tata kotanya. Selain itu terlihat juga beliau sebagai laki-laki penyuka aktivitas ekstrim, yakni ayunan di sebuah taman di Kota Bandung yang juga hasil buatannya.

Kang Emil adalah sosok pribadi yang tegas, berkarakter, bisa kerja, namun rendah hati. Bangsa Indonesia patut berbangga hati memiliki pria seperti Kang Emil, ia mampu memberikan aksi kerja dengan hasil yang nyata, dilengkapi dengan perangai humble yang luar biasa, serta dukungan ilmu dan wawasan yang tak perlu diragukan lagi kemampuannya.

Kang Emil tak hanya pandai berkata-kata tapi juga membuat nyata semua hasil kerjanya. Pak Jokowi, berbanggalah masih ada Kang Emil di Indonesia.

Terkait uraian diatas, hendaknya Pak Presiden mampu melihat penyebaran orang baik di negeri ini. Dimana Indonesia amat membutuhkan pemimpin-pemimpin yang nyaris lengkap kebaikannya seperti Ridwan Kamil.

Di Jakarta sudah ada Pak Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok yang juga terlihat hasil kerja cerdasnya. Dan tentu banyak calon-calon pemimpin lainnya yang bisa membangun Jakarta sekaligus menyelesaikan semua problematikanya.

Perbaikan tata kota dan pembangunan tanah air dibutuhkan oleh seluruh kota-kita di Indonesia, dan tentunya kita sebagai warga negara menginginkan terjadinya pembangunan yang adil dan merata, tidak hanya berpusat di beberapa kota besar saja.

Alangkah eloknya jika orang-orang seperti Kang Emil dan Pak Ahok terus menyebar ke seluruh penjuru negeri. Sehingga pembangunan terus bangkit dari setiap lini provinsi. Sehingga semuanya merata, karena orang pintarnya Indonesia ada di mana-mana, alias tidak dikumpulkan di Jakarta saja.

Pembangunan yang merata akan membawa dampak kebangkitan ekonomi yang juga merata. Ke depannya bangsa Indonesia bisa lebih makmur jaya dan senantiasa mampu menghadapi berbagai permasalahan kota yang ada. Karena apa? Orang pintarnya menyebar, tidak di satu titik saja.

Kang Emil dan Ibu Atalia atau Ibu Cinta, kini Bandung sedang lucu-lucunya, sedang cantik-cantiknya dan sedang bangkit-bangkitnya. Semua adalah berkat Anda berdua. Bangunlah Bandung seutuhnya bahkan Jawa Barat seluas-luasnya, untuk mencapai citra Indonesia yang rupawan berkat Bandung yang menawan.

Pak Presiden, Kang Emil ini adalah salah satu contoh pemimpin bangsa yang tak perlu diragukan lagi hasil kerjanya. Salah satu buktinya ialah betapa masyarakat Bandung amat mencintai dirinya. Karena apa? Kang Emil bisa kerja.

Jika boleh usul, sebaiknya orang-orang seperti ini disebar ke kota-kota lain di Indonesia yang belum cukup maju. Agar ia menjadi pemimpin disana dan memajukan tanah Indonesia.

Jadi, Indonesia bisa maju secara keseluruhan, bukan hanya beberapa kotanya saja yang membiarkan kota tertinggal jalan perlahan tanpa ada tenaga rupawan yang mampu membangkitkan.

Note : Tapi kalo Kang Emil mau jadi salah satu bakal calon Gubernur Jakarta ya boleh aja... sok, mangga Kang ^^

(dnu, ditulis sambil makan burger ikan, 30 Januari 2016, 15.31 WIB)