Friday, June 2, 2017

Ramadhan Kareem, Rejeki Tidak Akan Pernah Tertukar

Ramadhan Kareem, Rejeki Tidak Akan Pernah Tertukar
#Ramadhan_7

Geliat penjual berbagai macam makanan dan minuman kian terasa saat memasuki pertengahan bulan Ramadhan. Hampir di setiap daerah mulai jam 3 sore para pedagang mulai menggelar lapaknya masing-masing. Kebanyakan mereka menjual takjil yang murah meriah dan cukup menggugah selera untuk disantap saat waktu berbuka puasa.

Satu pelajaran berharga dari pemandangan biasa yang kerap terjadi di bulan suci ini adalah setiap pedagang telah memiliki pelanggan sendiri-sendiri. Coba saja perhatikan walaupun antar sebelah lapak sama-sama menjual es buah tapi para penjual tersebut memiliki rezekinya masing-masing, ada saja yang membeli. Bahkan bisa dikatakan, menjual makanan apa pun menjelang waktu berbuka bisa jadi para penjual tersebut akan pulang ke rumahnya dengan senyum yang sumringah, karena seluruh dagangannya habis terjual. Apakah antar penjual takjil pernah dilanda keributan karena menjual barang yang sama? Saya sih belum pernah mendengarnya ya, dan hal ini erat kaitannya dengan kepercayaan mereka yang begitu kuat pada rezeki.

Rejeki tidak akan tertukar, selama kita berusaha menjemputnya dengan cara yang halal InsyaAllah apa yang menjadi hak akan kembali kepada pemiliknya, dengan catatan si pemilik telah menunaikan kewajiban-kewajiban yang Allah SWT perintahkan. Bayangkan saja, apakah pantas kita memohon agar diberikan rezeki yang murah dan halal oleh Allah SWT namun tidak satu pun dari sekian banyak kewajiban kita tunaikan?

Lakukan apa yang menjadi kewajiban kita maka selanjutnya kita boleh bersuka hati menunggu apa yang menjadi hak kita, karena sesungguhnya rezeki tidak akan pernah tertukar. Lantas jika kita merasa masih kurang saja terhadap rezeki yang Allah SWT limpahkan, mungkin rasa bersyukurnya yang perlu ditingkatkan, serta mungkin ada kewajiban-kewajiban yang belum kita tunaikan.

(dnu, ditulis sambil mbayangin besok masuk kuliah pagi amaaatt yaakkk...., 2 Juni 2017, 21.23 WIB)